1. Memiliki history BI checking yang kurang bagus
BI checking merupakan sistem yang mencakup informasi seluruh penyediaan/ pembiayaan dana dengan kondisi lancar atau bermasalah, serta menampilkan historis pembayaran yang dilakukan dalam kurun waktu 24 bulan terakhir. Pembayaran hutang pada masa lalu menjadi pertimbangan bank untuk menyetujui pengajuan KPR anda, karena dari history pembayaran tersebut bank bisa menilai karakter anda. Jika selama ini anda pernah atau masih memiliki pinjaman di bank dan sering terlambat dalam membayar cicilan atau bahkan sama sekali tidak membayar itu bisa menjadi poin minim bagi kredibilitas anda.
2. Memiliki banyak hutang di waktu yang sama
Berhutang ke berbagai pihak bank termasuk penggunaan kartu kredit yang berlebihan akan sangat mempengaruhi keputusan pemberiaan KPR oleh bank. Jika pihak bank melihat anda sudah memiliki hutang makan bank akan berfikir untuk menyetujui pengajuan KPR anda. Tidak hanya hutang dalam bentuk KPR yang diperhitungkan tetapi juga seperti hutang kartu kredit juga dipertimbangkan. Besaran kewajiban anda saat ini harus diperhitungkan oleh pihak bank untuk nantinya berimbas pada kelancaran pembayaran cicilan KPR anda.
3. Memiliki penghasilan yang tidak cukup untuk membayar angsuran
Kemampuan untuk membayar cicilan setiap bulannya adalah salah satu alasan yang paling utama bagi bank untuk menolak pengajuan KPR anda. Bank menilai dari pendapatan tetap dan rekening koran pemohon KPR. Dari berbagai informasi ini lah bank dapat mempelajari kondisi keuangan anda sehingga dapat diketahui kemampuan anda untuk membayar cicilan tiap bulannya. Hal ini di lakukan untuk mencegah kredit macet. Pada umumnya bank akan menyetujui apabila besarnya gaji anda adalah 3 kali dari besarnya cicilan anda. Contohnya apabila penghasilan anda 6 juta rupiah maka maksimal besaran cicilan yang diijinkan bank adalah 2 juta rupiah.
4. Usia melebihi ketentuan
Bank menetapkan usia untuk pemohon KPR adalah minimal 21 tahun atau sudah menikah. Saat kredit berakhir, maksimal pemohon KPR berusia 55 tahun atau disesuaikan dengan masa pensiun pada perusahaan untuk pegawai dan 60 tahun untuk profesional. Jadi apabila anda mengajukan KPR pada usia yang mendekati masa pensiun maka sebaiknya anda bisa memilih cara pembayaran cash.
Nah itu beberapa hal yang dapat menjadikan permohonan KPR anda ke bank di tolak. Jadi apabila anda ingin melakukan pengajuan KPR maka anda harus benar benar memenuhi persyaratan yang dibutuhkan selain itu juga siapkan dokumen nya dengan sebaik baiknya agar proses pengajuannya menjadi lebih cepat. Semoga bermanfaat.


0 comments:
Post a Comment